Hidrolisis
adalah terurainya garam dalam air yang menghasilkan asam atau
basa.
ADA EMPAT JENIS GARAM, YAITU :
| 1. | Garam
yang terbentuk dari reaksi asam kuat dengan basa
kuat (misalnya NaCl, K2SO4 dan lain-lain)
tidak mengalami hidrolisis. Untuk jenis garam yang
demikian nilai pH = 7 (bersifat netral). |
|||||||||
| 2. | Garam
yang terbentuk dari reaksi asam kuat dengan basa
lemah (misalnya NH4Cl, AgNO3 dan
lain-lain) hanya kationnya yang terhidrolisis (mengalami hidrolisis
parsial). Untuk jenis garam yang demikian nilai pH < 7
(bersifat asam). |
|||||||||
| 3. | Garam
yang terbentuk dari reaksi asam lemah dengan basa
kuat (misalnya CH3COOK, NaCN dan lain-lain)
hanya anionnya yang terhidrolisis (mengalami hidrolisis parsial).
Untuk jenis garam yang demikian nilai pH > 7 (bersifat
basa). |
|||||||||
| 4. | Garam
yang terbentuk dari reaksi asam lemah dengan basa
lemah (misalnya CH3COONH4, Al2S3
dan lain-lain) mengalami hidrolisis total (sempurna). Untuk
jenis garam yang demikian nilai pH-nya tergantung harga Ka
den Kb. Karena untuk jenis ini garamnya selalu bersifat asam (pH < 7) digunakan persamaan:
Jika kita ingin mencari nilai pH-nya secara langsung, dipergunakan persamaan:
Contoh: Hitunglah pH dari 100 ml larutan 0.1 M NH4Cl ! (Kb = 10-5) Jawab: NH4Cl adalah garam yang bersifat asam, sehingga pH-nya kita hitung secara langsung.
|








0 komentar:
Posting Komentar